Pencarian

Senin, 09 Agustus 2021

5 PENYEBAB RIZKI LANCAR DAN BERKAH

                                         5 PENYEBAB RIZKI LANCAR DAN BERKAH


1. Takwa  

    Takwa kepada Allah dan mendekatan diri        kepadaNYA dengan taat atas segala perintahnya. Allah sendiri menegaskan kepada para hambanya untuk senantiasa bertakwa dengan sekadar kemampuanya. hal ini disampaikan dalam  Al-Quran Surah Ali Imran Ayat 102

{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ 

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepadanya dan janganlah kamu mati kecuali dalam keadaan muslim".


Dan takwa itu sendiri dilakukan sekadar kemampuan manusia

Allah berfirman:

{فَاتَّقُوا اللَّهَ مَا اسْتَطَعْتُمْ وَاسْمَعُوا وَأَطِيعُوا}

Tentu Allahpun tidak hanya memerintah saja melaikan akan menanggung seorang yang mentaati segala perintah dan laranganya. Dengan cara menyelamatkan dan memberikan jalan kepada manusia dari hal hal yang  mempersempitnya, dengan kata lain ketakwaan seorang hamba kan menjadikan sebab di lancarkan rizkinya 

Dan Allahpun akan memberikan rasa puas (qona'ah) dalam hatinya atas apa yang telah di karuniakan kepadanya  hal inilah yang di katagorikan rizki yang berkah

Bahkan Allah akan memberikan Rizki meskipun rizki yang tidak diharapkan manusia bahkan tidak terbelesit sedikitpun dalam hatinya. Artinya diberi rizki dari jalan Yang tidak di sangka. Hal ini sesuai dengan firmanya 

{وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجاً، وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لا يَحْتَسِبُ} 

Artinya: Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)-Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Di dalam hadist pun banyak penjelasan terkait takwa menjadi penyebab terbukaknya pintu rizki diantaranya hadist ibnu Abbas

وعن ابن عباس - رضي الله عنهما - أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يقول: "لا يقدر رجل على حرام ثم يدعه ليس به إلا مخافة الله إلا أبدله الله في عاجل الدنيا قبل الآخرة ما هو خير له من ذلك". علقه كل من ابن جرير4، وابن أبي حاتم5

[عبد الله السوالمة، البركة في الرزق والأسباب الجالبة لها في ضوء الكتاب والسنة، صفحة ٢٦١

Sedangkan sesuatu yang menjadikan orang itu di nilai bertakwa adalah melakukan hal hal yang di wajibkan Allah karena sesuatu ibadah yang paling di cintai Allah adalah  Ibadah yang di wajibkan. Seperti apa yang telah di sebutkan dalam hadist.

أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: "وما تقرَّب إليَّ عبدي بشئ أحبَّ إليَّ مما افترضته عليه، وما يزال عبدي يتقرب إليَّ بالنوافل حتى أحبه، فإذا أحببته كنت سمعه الذي يسمع به وبصره الذي يبصر به، ويده التي يبطش بها، ورجله التي يمشي بها، وإن سألني لأعطينه، ولئن استعاذ بي لأعيذنه" الحديث. اللفظ للبخاري، ولفظ أحمد بنحوه، وقال الهيثمي بعد عزو الحديث لأحمد: فيه عبد الواحد بن قيس بن عروة، وثقه أبو زرعة والعجلي وابن معين في إحدى الروايتين، ... وبقية رجاله رجال الصحيح3.

[عبد الله السوالمة، البركة في الرزق والأسباب الجالبة لها في ضوء الكتاب والسنة، صفحة ٢

Tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepadaKU dengan ibadah  yang   lebih aku cintai yaitu ibadah yang telah aku wajibkan kepadanya.

Dan hamba yang beriibadah terus menerus mendekatkan diri kepadaku dengan kesunahan sehingga Aku mencintainya.

Maka ketika aku mencintai seseorang hamba maka aku mendengarkan sesuatu yang ia perdengarkan,  aku melihat apa yang ia perlihatkan,  tangan yang ia tengadahkan ,dan kaki yang ia lanfkahkan. Jika ia minta kepadaKU maka Aku berikan padanya. Dan jika ia berlindung padaku maka akan aku melindunginya...( HR Bukhori ).


Ibadah apa sajakah yang bisa memperlancar rizki..?

1. Sholat 

وقال تعالى{وَ أْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لا نَسْأَلُكَ رِزْقاً نَحْنُ نَرْزن الله 

سبحانه يقول: يا ابن آدم تفرغ لعبادتي أملأ صدرفقرفقرك، وإن لا تفعل ملأت يديك شغلاً ولم أسُدَّ

"الصلاة من أكبر العون على تحصيل مصالح الدنيا والآخرة، ودفع مفاسد الدنيا والآخرة، وهي منهاة عن الإثم، ودافعة لأدواء القلوب، ومطردة للداء عن الجسد، ومنوِّرة للقلب، ومبيِّضة

[عبد الله السوالمة، البركة في الرزق والأسباب الجالبة لها في ضوء الكتاب والسنة، صفحة ٢٦٧] 

Share:

Minggu, 08 Agustus 2021

Faidah Menulis basmallah bulan muharram


 Faidah bismillah

Barang siapa menulis basmalah 113 kali di permulaan bulan  muharom dan selama orang itu membawanya maka dirinya dan keluargannta akan terhindar dari hal hal yang di benci selama hidupnya...

Barang siapa menulis lafad arrahman 50 kali insyaallah  aman dari raja yang menyimpang serta hakim

 yang dzolim...

Sebagian dari rahasia ayat al A'rof ayat 97-99

أَفَأَمِنَ أَهْلُ القُریٰٓ.....

Menolak berbagai kesusahan keausahan yang menyakitkan di dalam rumah..

Jika kalian menghendaki tulislah di permulaan bulan muharroh di sebuah kertas, kemudian masukan kedalam air setelah itu cipratkanlan di sekitar rumah . Maka kamu akan aman dari hal lhal yang menyusahkan dengan izin allah....

Di sarikan dari Kitab 

Kanzunnajah wassurur..



Share:

Rabu, 14 Juli 2021

100 kata kata hikmah

 100 KATA-KATA HIKMAH


1. ﻣَﻦْ ﺟَﺪَّ ﻭَﺟَﺪَ

1. Barang siapa bersungguh-sungguh, maka ia akan dapat.


2. ﻣَﻦْ ﺻَﺒَﺮَ ﻇَﻔِﺮَ

2. Barang siapa bersabar, maka ia akan memperoleh apa yang ia cita-citakan.


3. ﻣَﻦْ ﺳَﺎﺭَ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﺪَّﺭْﺏِ ﻭَﺻَﻞَ

3. Barang siapa berjalan pada jalannya, maka ia akan sampai.


4. ﻣَﻦْ ﻗَﻞَّ ﺻِﺪْﻗُﻪُ ﻗَﻞَّ ﺻَﺪِﻳْﻘُﻪُ

4. Barang siapa sedikit kejujurannya, sedikit pula temannya.


5. ﺟَﺎﻟِﺲْ ﺃَﻫْﻞَ ﺍﻟﺼِّﺪْﻕِ ﻭَﺍﻟﻮَﻓَﺎﺀِ

5. Bergaullah dengan orang yang jujur dan menepati janji.


6. ﻣَﻮَﺩَّﺓُ ﺍﻟﺼَّﺪِﻳْﻖِ ﺗَﻈْﻬَﺮُ ﻭَﻗْﺖَ ﺍﻟﻀِّﻴْﻖِ

6. Ketulusan teman itu akan tampak di waktu sempit.


7. ﻭَﻣَﺎﺍﻟﻠَّﺬَّﺓُ ﺇِﻻَّ ﺑَﻌْﺪَ ﺍﻟﺘَّﻌَﺐِ

7. Kenikmatan tidaklah diperoleh kecuali setelah kepayahan.


8. ﺍﻟﺼَّﺒْﺮُ ﻳُﻌِﻴْﻦُ ﻋَﻠﻰَ ﻛُﻞِّ ﻋَﻤَﻞٍ

8. Kesabaran itu membantu semua pekerjaan.


9. ﺟَﺮِّﺏْ ﻭَﻻَﺣِﻆْ ﺗَﻜُﻦْ ﻋَﺎﺭِﻓًﺎ

9. Coba dan perhatikanlah, niscaya engkau akan tahu.


10. اَلْعِلْمُ قَبْلَ الْقَوْلِ وَالْعَمَلِ

10. Ilmu itu sebelum berbicara dan berbuat.


11. اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ ، وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ ، وَغِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ ، وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

11. Manfaatkanlah waktu yang lima sebelum datang waktu yang lima lainnya, yaitu: masa mudamu sebelum masa tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum miskin, waktu luangmu sebelum waktu sempit, dan hidupmu sebelum matimu.

(Hadits Nabawi)


12. ﺍﻟﻮَﻗْﺖُ ﺃَﺛْﻤَﻦُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺬَّﻫَﺐِ

12. Waktu itu lebih mahal daripada emas.


13. اَلْمَرْءُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ

13. Seseorang itu mengikuti agama kawannya.

(Hadits Nabawi)


14. ﺧَﻴْﺮُ ﺟَﻠِﻴْﺲٍ ﻓﻲِ ﺍﻟﺰَّﻣَﺎﻥِ ﻛِﺘَﺎﺏٌ

14. Sebaik-baik teman duduk di setiap waktu adalah buku.


15. ﻣَﻦْ ﻳَﺰْﺭَﻉْ ﻳَﺤْﺼُﺪْ

15. Barang siapa menanam, maka ia akan memetik hasilnya.


16. ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻷَﺻْﺤَﺎﺏِ ﻣَﻦْ ﻳَﺪُﻟُّﻚَ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﺨَﻴْﺮِ

16. Sebaik-baik teman adalah orang yang menunjukkan kamu kepada kebaikan.


17. ﻟَﻮْﻻَ ﺍﻟﻌِﻠْﻢُ ﻟَﻜَﺎﻥَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ ﻛَﺎﻟﺒَﻬَﺎﺋِﻢِ

17. Seandainya tidak ada ilmu agama, niscaya manusia itu seperti binatang.


18. ﺍﻟﻌِﻠْﻢُ ﻓﻲِ ﺍﻟﺼِّﻐَﺮِ ﻛَﺎﻟﻨَّﻘْﺶِ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﺤَﺠَﺮِ

18. Belajar di waktu kecil itu bagaikan mengukir di atas batu.


19. ﻟَﻦْ ﺗَﺮْﺟِﻊَ ﺍﻷَﻳﺎَّﻡُ ﺍﻟَّﺘﻲِ ﻣَﻀَﺖْ

19. Tidak akan kembali hari-hari yang telah berlalu.


20. تَعَلَّمُوْا قَبْلَ أَنْ تَسَوَّدُوْا

20. Belajarlah sebelum engkau menjadi pemimpin nanti.


21. ﺍﻟﻌِﻠْﻢُ ﺑِﻼَ ﻋَﻤَﻞٍ ﻛَﺎﻟﺸَّﺠَﺮِ ﺑِﻼَ ﺛَﻤَﺮ

21. Ilmu yang tidak diamalkan seperti pohon tidak berbuah.


22. ﺍﻻﺗِّﺤَﺎﺩُ ﺃَﺳَﺎﺱُ ﺍﻟﻨَّﺠَﺎﺡِ

22. Bersatu adalah pangkal keberhasilan.


23. ﻻَ ﺗَﺤْﺘَﻘِﺮْ ﻣِﺴْﻜِﻴْﻨًﺎ ﻭَﻛُﻦْ ﻟَﻪُ ﻣُﻌِﻴْﻨﺎً

23. Jangan engkau menghina orang miskin, bahkan jadilah penolong baginya.


24. ﺍﻟﺸَّﺮَﻑُ ﺑِﺎﻷَﺩَﺏِ ﻻَ ﺑِﺎﻟﻨَّﺴَﺐِ

24. Kemuliaan itu diperoleh dengan adab kesopanan, bukan dengan keturunan.


25. ﺳَﻼَﻣَﺔُ ﺍﻹِﻧْﺴَﺎﻥِ ﻓﻲِ ﺣِﻔْﻆِ ﺍﻟﻠِّﺴَﺎﻥِ

25. Keselamatan manusia itu terletak dalam menjaga lidahnya (perkataannya).

26. ﺁﺩَﺍﺏُ ﺍﻟﻤَﺮْﺀِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺫَﻫَﺒِﻪِ

26. Adab seseorang lebih baik (lebih berharga) daripada emasnya.


27. ﺳُﻮْﺀُ ﺍﻟﺨُﻠُﻖِ ﻳُﻌْﺪِﻱ

27. Akhlak yang buruk itu menular.


28. ﺁﻓَﺔُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢِ ﺍﻟﻨِّﺴْﻴﺎَﻥُ

28. Bencana ilmu adalah lupa.


29. ﺇِﺫَﺍ ﺻَﺪَﻕَ ﺍﻟﻌَﺰْﻡُ ﻭَﺿَﺢَ ﺍﻟﺴَّﺒِﻴْﻞُ

29. Jika benar kemauan seseorang, maka akan terbuka jalannya.


30. ﻻَ ﺗَﺤْﺘَﻘِﺮْ ﻣَﻦْ ﺩُﻭْﻧَﻚَ ﻓَﻠِﻜُﻞِّ ﺷَﻴْﺊٍ ﻣَﺰِﻳَّﺔٌ

30. Jangan menghina seseorang yang lebih rendah daripada kamu, karena masing-masing memiliki kelebihan.


31. ﺃَﺻْﻠِﺢْ ﻧَﻔْﺴَﻚَ ﻳَﺼْﻠُﺢْ ﻟَﻚَ ﺍﻟﻨَّﺎﺱُ

31. Perbaikilah dirimu sendiri, niscaya orang-orang lain akan baik kepadamu.


32. ﻓَﻜِّﺮْ ﻗَﺒْﻞَ ﺃَﻥْ ﺗَﻌْﺰِﻡَ

32. Berpikirlah dahulu sebelum kamu berkemauan (merencanakan).


33. ﻣَﻦْ ﻋَﺮَﻑَ ﺑُﻌْﺪَ ﺍﻟﺴَّﻔَﺮِ ﺍِﺳْﺘَﻌَﺪَّ

33. Barang siapa yang mengetahui jauhnya jarak perjalanan, maka dia akan mempersiapkan bekal.


34. ﻣَﻦْ ﺣَﻔَﺮَ ﺣُﻔْﺮَﺓً ﻭَﻗَﻊَ ﻓِﻴْﻬَﺎ

34. Barang siapa menggali lubang, maka ia akan terperosok di dalamnya.


35. لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوْفِ شَيْئًا

35. Janganlah meremehkan perbuatan baik meskipun kecil.

(Hadits Nabawi)


36. ﻣَﻦْ ﻛَﺜُﺮَ ﺇِﺣْﺴَﺎﻧُﻪُ ﻛَﺜُﺮَ ﺇِﺧْﻮَﺍﻧُﻪُ

36. Barang siapa banyak perbuatan baiknya, maka banyak pula temannya.


37. ﺍِﺟْﻬَﺪْ ﻭَﻻَ ﺗَﻜْﺴَﻞْ ﻭَﻻَ ﺗَﻚُ ﻏَﺎﻓِﻼً ﻓَﻨَﺪَﺍﻣَﺔُ ﺍﻟﻌُﻘْﺒﻰَ ﻟِﻤَﻦْ ﻳَﺘَﻜﺎَﺳَﻞُ

37. Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas-malasan, dan jangan pula lengah, karena penyesalan itu bagi orang yang bermalas-malasan.


38. ﻻَ ﺗُﺆَﺧِّﺮْ ﻋَﻤَﻠَﻚَ ﺇِﻟﻰَ ﺍﻟﻐَﺪِ ﻣَﺎ ﺗَﻘْﺪِﺭُ ﺃَﻥْ ﺗَﻌْﻤَﻠَﻪُ ﺍﻟﻴَﻮْﻡَ

38. Janganlah menunda pekerjaan yang dapat kamu kerjakan hari ini hingga esok hari.


39. ﺍُﺗْﺮُﻙِ ﺍﻟﺸَّﺮَّ ﻳَﺘْﺮُﻛْﻚَ

39. Tinggalkanlah kejahatan, niscaya ia (kejahatan itu) akan meninggalkanmu.


40. ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺃَﺣْﺴَﻨُﻬُﻢْ ﺧُﻠُﻘﺎً ﻭَﺃَﻧْﻔَﻌُﻬُﻢْ ﻟِﻠﻨَّﺎﺱِ

40. Sebaik-baik manusia adalah yang terlebih baik budi pekertinya dan yang lebih bermanfaat bagi manusia.


41. ﻓﻲِ ﺍﻟﺘَّﺄَﻧِّﻲ ﺍﻟﺴَّﻼَﻣَﺔُ ﻭَﻓﻲِ ﺍﻟﻌَﺠَﻠَﺔِ ﺍﻟﻨَّﺪَﺍﻣَﺔُ

41. Dalam sikap hati-hati terdapat keselamatan, dan dalam tergesa-gesa terdapat penyesalan.


42. ﺛَﻤْﺮَﺓُ ﺍﻟﺘَّﻔْﺮِﻳْﻂِ ﺍﻟﻨَّﺪَﺍﻣَﺔُ ﻭَﺛَﻤْﺮَﺓُ ﺍﻟﺤَﺰْﻡِ ﺍﻟﺴَّﻼَﻣَﺔُ

42. Buah meremehkan adalah penyesalan, dan buah sikap serius adalah keselamatan.


43. ﺍﻟﺮِّﻓْﻖُ ﺑِﺎﻟﻀَّﻌِﻴْﻒِ ﻣِﻦْ ﺧُﻠُﻖِ ﺍﻟﺸَّﺮِﻳْﻒِ

43. Berlemah lembut kepada orang yang lemah adalah akhlak orang mulia (terhormat).


44. ﻓَﺠَﺰَﺍﺀُ ﺳَﻴِّﺌَﺔٍ ﺳَﻴِّﺌَﺔٌ ﻣِﺜْﻠُﻬَﺎ

44. Balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa.


45. ﺗَﺮْﻙُ ﺍﻟﺠَﻮَﺍﺏِ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﺠَﺎﻫِﻞِ ﺟَﻮَﺍﺏٌ

45. Tidak menjawab orang yang bodoh adalah jawabannya.


46. ﻣَﻦْ ﻋَﺬُﺏَ ﻟِﺴَﺎﻧُﻪُ ﻛَﺜُﺮَ ﺇِﺧْﻮَﺍﻧُﻪُ

46. Barang siapa manis tutur katanya (perkataannya), maka banyak pula temannya.


47. ﺇِﺫَﺍ ﺗَﻢَّ ﺍﻟﻌَﻘْﻞُ ﻗَﻞَّ ﺍﻟﻜَﻼَﻡُ

47. Apabila akal seseorang telah sempurna, maka akan sedikit bicaranya.


48. ﻣَﻦْ ﻃَﻠَﺐَ ﺃَﺧًﺎ ﺑِﻼَ ﻋَﻴْﺐٍ ﺑَﻘِﻲَ ﺑَﻼَ ﺃَﺥٍ

48. Barang siapa mencari teman yang tidak bercacat, maka ia tidak akan mempunyai teman.


49. ﻗُﻞِ ﺍﻟﺤَﻖَّ ﻭَﻟَﻮْ ﻛَﺎﻥَ ﻣُﺮًّﺍ

49. Katakanlah yang benar itu meskipun pahit (hadits nabawi).


50. ﺧَﻴْﺮُ ﻣَﺎﻟِﻚَ ﻣَﺎ ﻧَﻔَﻌَﻚَ

50. Sebaik-baik hartamu adalah sesuatu yang bermanfaat bagimu.


51. ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻷُﻣُﻮْﺭِ ﺃَﻭْﺳَﻃُﻬَﺎ

51. Sebaik-baik perkara adalah pertengahannya (tidak melampaui batas dan tidak meremehkan).


52. ﻟِﻜُﻞِّ ﻣَﻘَﺎﻡٍ ﻣَﻘَﺎﻝٌ ﻭَﻟِﻜُﻞِّ ﻣَﻘَﺎﻝٍ ﻣَﻘَﺎﻡٌ

52. Setiap tempat ada kalimat yang tepat, dan setiap kalimat yang tepat ada tempat disampaikannya.


53. ﺇِﺫﺍَ ﻟﻢَ ﺗَﺴْﺘَﺤْﻲِ ﻓَﺎﺻْﻨَﻊْ ﻣَﺎ ﺷِﺌْﺖَ

53. Apabila engkau tidak malu, maka berbuatlah sekehendakmu.

(Hadits Nabawi)


54. ﻟَﻴْﺲَ ﺍﻟﻌَﻴْﺐُ ﻟِﻤَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﻓَﻘِﻴْﺮًﺍ ﺑَﻞِ ﺍﻟﻌَﻴْﺐُ ﻟِﻤَﻦْ ﻛَﺎﻥَ ﺑَﺨِﻴْﻼً

54. Bukanlah cela itu bagi orang yang miskin, tapi cela itu terletak pada orang yang kikir.


55. ﻟَﻴْﺲَ ﺍﻟﻴَﺘِﻴْﻢُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﻗَﺪْ ﻣَﺎﺕَ ﻭَﺍﻟِﺪُﻩُ ﺑَﻞِ ﺍﻟﻴَﺘِﻴْﻢُ ﻳَﺘِﻴْﻢُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢِ ﻭَﺍﻷَﺩَﺏِ

55. Bukanlah anak yatim itu yang telah meninggal orang tuanya, tetapi (sebenarnya) yatim itu adalah yatim ilmu dan budi pekerti.


56. ﻟِﻜُﻞِّ ﻋَﻤَﻞٍ ﺛَﻮَﺍﺏٌ ﻭَﻟِﻜُﻞِّ ﻛَﻼَﻡٍ ﺟَﻮَﺍﺏٌ

56. Setiap pekerjaan itu ada balasannya, dan setiap ucapan itu ada jawabannya.


57. ﻭَﻋَﺎﻣِﻞِ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﺑِﻤَﺎ ﺗُﺤِﺐُّ ﻣِﻨْﻪُ ﺩَﺍﺋِﻤﺎً

57. Pergaulilah manusia dengan apa-apa yang engkau sukai disikapi dengannya.


58. ﻫَﻠَﻚَ ﺍﻣْﺮُﺅٌ ﻟَﻢْ ﻳَﻌْﺮِﻑْ ﻗَﺪْﺭَﻩُ

58. Hancurnya diri seseorang adalah ketika tidak tahu diri.


59. ﺭَﺃْﺱُ ﺍﻟﺬُّﻧُﻮْﺏِ ﺍﻟﻜَﺬِﺏُ

59.Pokok dosa itu adalah kebohongan.


60. ﻣَﻦْ ﻇَﻠَﻢَ ﻇُﻠِﻢَ

60. Barang siapa yang menganiaya, maka ia akan dianiaya.


61. ﻟَﻴْﺲَ ﺍﻟﺠَﻤَﺎﻝُ ﺑِﺄَﺛْﻮَﺍﺏٍ ﺗُﺰَﻳِّﻨُﻨُﺎ ﺇِﻥَّ ﺍﻟﺠَﻤَﺎﻝَ ﺟﻤَﺎَﻝُ ﺍﻟﻌِﻠْﻢِ ﻭَﺍﻷَﺩَﺏِ

61. Bukanlah kecantikan itu karena pakaian yang menghiasi diri kita, akan tetapi kecantikan itu adalah kecantikan karena ilmu dan kesopanan.


62. ﻻَ ﺗَﻜُﻦْ ﺭَﻃْﺒﺎً ﻓَﺘُﻌْﺼَﺮَ ﻭَﻻَ ﻳَﺎﺑِﺴًﺎ ﻓَﺘُﻜَﺴَّﺮَ

62. Janganlah engkau bersikap lemah, sehingga kamu akan diperas, dan janganlah kamu bersikap keras, sehingga kamu akan dipatahkan.


63. ﻣَﻦْ ﺃَﻋﺎَﻧَﻚَ ﻋَﻠﻰَ ﺍﻟﺸَّﺮِّ ﻇَﻠَﻤَﻚَ

63. Barang siapa yang menolongmu dalam kejahatan maka sama saja ia telah menganiayamu.


64. ﺃَﺧِﻲ ﻟَﻦْ ﺗَﻨَﺎﻝَ ﺍﻟﻌِﻠْﻢَ ﺇِﻻَّ ﺑِﺴِﺘَّﺔٍ ﺳَﺄُﻧْﺒِﻴْﻚَ ﻋَﻦْ

ﺗَﻔْﺼِﻴْﻠِﻬَﺎ ﺑِﺒَﻴَﺎﻥٍ :

ﺫَﻛَﺎﺀٌ ﻭَﺣِﺮْﺹٌ ﻭَﺍﺟْﺘِﻬَﺎﺩٌ ﻭَﺩِﺭْﻫَﻢٌ ﻭَﺻُﺤْﺒَﺔُ ﺃُﺳْﺘَﺎﺫٍ

ﻭَﻃُﻮْﻝُ ﺯَﻣَﺎﻥٍ

64. Saudaraku! Kamu tidak akan mendapatkan ilmu, kecuali dengan enam perkara, akan aku beritahukan perinciannya dengan jelas :

1). Kecerdasan

2). Haus terhadap ilmu

3). Kesungguhan

4). Harta benda (bekal)

5). Menemani guru

6). Waktu yang panjang

[Imam Syafi’i رحمه الله]


65. ﺍﻟﻌَﻤَﻞُ ﻳَﺠْﻌَﻞُ ﺍﻟﺼَّﻌْﺐَ ﺳَﻬْﻼً

65. Bekerja itu membuat yang sukar menjadi mudah.


66. ﻣَﻦْ ﺗَﺄَﻧَّﻰ ﻧَﺎﻝَ ﻣَﺎ ﺗَﻤَﻨَّﻰ

66. Barang siapa bersikap pelan-pelan, niscaya mendapatkan apa yang ia cita-citakan.


67. مَنْ أَسْرَعَ الْجَوَابَ حَادَ عَنِ الصَّوَابِ

67. Barang siapa tergesa-gesa menjawab, maka ia akan keliru dari jawaban yang benar.


68. الَطَّهُوْرُ شَطْرُ الْإِيْمَانِ

68. Kesucian itu separuh dari keimanan

(Hadits Nabawi).


69. ﺇِﺫَﺍ ﻛَﺒُﺮَ ﺍﻟﻤَﻄْﻠُﻮْﺏُ ﻗَﻞَّ ﺍﻟﻤُﺴَﺎﻋِﺪُ

69. Kalau besar permintaannya, maka sedikit penolongnya.


70. ﻻَ ﺧَﻴْﺮَ ﻓﻲِ ﻟَﺬَّﺓٍ ﺗَﻌْﻘِﺐُ ﻧَﺪَﻣﺎً

70. Tidak ada kebaikan pada suatu kenikmatan ketika diiringi oleh penyesalan.


71. ﺗَﻨْﻈِﻴْﻢُ ﺍﻟﻌَﻤَﻞِ ﻳُﻮَﻓِّﺮُ ﻧِﺼْﻒَ ﺍﻟﻮَﻗْﺖِ

71. Mengatur pekerjaan itu menabung separuh waktu.


72. إِذَا مَا خَلَوْتَ، الدّهرَ، يَوْماً، فَلاَ تَقُلْ خَلَوْتَ وَلكِنْ قُلْ عَلَيَّ رَقِيبُ

72. Ketika engkau sendiri, maka jangan katakan, “aku sedang sendiri,” tetapi katakanlah, “Aku sedang diawasi.”


73. ﺩَﺍﻭُﻭْﺍ ﺍﻟﻐَﻀَﺐَ ﺑِﺎﻟﺼُّﻤْﺖِ

73. Obatilah kemarahan itu dengan diam.


74. ﺍﻟﻜَﻼَﻡُ ﻳَﻨْﻔُﺬُ ﻣَﺎﻻَ ﺗَﻨْﻔُﺬُﻩُ ﺍﻹِﺑَﺮُ

74. Perkataan itu dapat menembus apa yang tidak bisa ditembus oleh jarum.


75. ﻟَﻴْﺲَ ﻛُﻞُّ ﻣَﺎ ﻳَﻠْﻤَﻊُ ﺫَﻫَﺒﺎً

75. Bukan setiap yang mengkilap itu emas.


76. ﺳِﻴْﺮَﺓُ ﺍﻟﻤَﺮْﺀِ ﺗُﻨْﺒِﺊُ ﻋَﻦْ ﺳَﺮِﻳْﺮَﺗِﻪِ

76. Gerak-gerik seseorang itu menunjukkan rahasia dirinya.


77. ﻗِﻴْﻤِﺔُ ﺍﻟﻤَﺮْﺀِ ﺑِﻘَﺪْﺭِ ﻣَﺎ ﻳُﺤْﺴِﻨُﻪُ

77. Nilai seseorang itu sebesar kebaikan yang telah diperbuatnya.


78. ﺻَﺪِﻳْﻘُﻚَ ﻣَﻦْ ﺃَﺑْﻜَﺎﻙَ ﻻَ ﻣَﻦْ ﺃَﺿْﺤَﻜَﻚَ

78. Temannmu adalah orang yang membuatmu menangis (membuat sadar), bukan orang yang membuatmu tertawa (lalai).


79. ﻋَﺜْﺮَﺓُ ﺍﻟﻘَﺪَﻡِ ﺃَﺳْﻠَﻢُ ﻣِﻦْ ﻋَﺜْﺮَﺓِ ﺍﻟﻠِّﺴَﺎﻥِ

79. Tergelincirnya kaki itu lebih selamat daripada tergelincirnya lidah.


80. ﺧَﻴْﺮُ ﺍﻟﻜَﻼَﻡِ ﻣَﺎ ﻗَﻞَّ ﻭَﺩَﻝَّ

80. Sebaik-baik perkataan itu adalah yang sedikit dan menjukkan maksudnya.


81. ﻛُﻞُّ ﺷَﻴْﺊٍ ﺇِﺫَﺍ ﻛَﺜُﺮَ ﺭَﺧُﺺَ ﺇِﻻَّ ﺍﻷَﺩَﺏَ

81. Segala sesuatu apabila banyak menjadi murah, kecuali budi pekerti.


82. ﺃَﻭَّﻝُ ﺍﻟﻐَﻀَﺐِ ﺟُﻨُﻮْﻥٌ ﻭَﺁﺧِﺮُﻩُ ﻧَﺪَﻡٌ

82. Permulaan marah itu adalah kegilaan dan akhirnya adalah penyesalan.


83. عَرَفْتُ الشَّرَّ لاَ لِلشَّرِّ لَكِنْ لِتَوَقِّيْهِ , وَمَنْ لَمْ يَعْرِفِ الشَّرَّ مِنَ النَّاسِ يَقَعُ فِيْهِ

83. Aku mengenal keburukan bukan untuk mengerjakannya, tetapi agar dapat menjaga diriku daripadanya. Orang yang tidak mengenali keurukan biasanya terjatuh di dalamnya. 


84. ﺍُﻧْﻈُﺮْ ﻣَﺎ ﻗَﺎﻝَ ﻭَﻻَ ﺗَﻨْﻈُﺮْ ﻣَﻦْ ﻗَﺎﻝَ

84. Perhatikanlah apa yang dikatakan (diucapkan) dan janganlah meperhatikan siapa yang mengatakan.


85. ﺍﻟﺤَﺴُﻮْﺩُ ﻻَ ﻳَﺴُﻮْﺩُ

85. Orang yang hasad tidak akan menjadi orang yang mulia.


86. ﺍﻷَﻋْﻤَﺎﻝُ ﺑِﺨَﻮَﺍﺗِﻤِﻬَﺎ

86. Amalan seseorang tergantung akhirnya.


87.  مَنْ عَمِلَ بِمَا عَلِمَ أَوْرَثَهُ اللهُ عِلْمَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

87. Barang siapa mengamalkan ilmu yang telah diketahuinya, maka Allah akan memberinya ilmu yang sebelumnya tidak diketahui


88. ﻣِﻦْ ﺣُﺴْﻦِ ﺇِﺳْﻼَﻡِ ﺍﻟْﻤَﺮْﺀِ ﺗَﺮْﻛُﻪُ ﻣَﺎﻻَ ﻳَﻌْﻨِﻴْﻪِ

88. Salah satu ciri baiknya Islam seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya

(Hadits Nabawi).


89. اَلصَّمْتُ حِكْمَةٌ

89. Diam itu hikmah.


90. ﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍﻟﺪُّﻧﻴْﺎَ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺭَﺍﺩَ ﺍْلآﺧِﺮَﺓَ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ ﻭَﻣَﻦْ أَﺭَﺍﺩَﻫُﻤَﺎ ﻓَﻌَﻠَﻴْﻪِ ﺑِﺎﻟْﻌِﻠْﻢِ

90. Barang siapa yang menginginkan dunia, maka hendaklah ia memiliki ilmu, dan barang siapa yang menginginkan akhirat maka hendaklah ia memiliki ilmu, dan barang siapa yang menginginkan keduanya maka hendaklah ia memiliki ilmu.


90. اَلدُّعَاءُ سِلاَحُ الْمُؤْمِنِ 

91. Doa adalah senjata orang mukmin.


91. ﻟِﺴَﺎﻥُ ﺍﻟْﺤَﺎﻝِ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﻟِﺴَﺎﻥِ ﺍﻟْﻤَﻘَﺎﻝِ

91. Menunjukkan sikap yang baik lebih efektif daripada sekedar ucapan.


92. اِحْرِصْ عَلَى مَا يَنْفَعُكَ وَاسْتَعِنْ بِاللهِ وَلاَ تَعْجَزْ

92. Berusahalah meraih hal yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan bersikap lemah.

(Hadits Nabawi)


93. اَلْإِقْتِصَادُ فِى السُّنَّةِ خَيْرٌ مِنَ الْإِجْتِهَادِ فِى الْبِدْعَةِ

93. Sederhana di atas Sunnah Rasulullah shallalahu alahi wa sallam lebih baik daripada

sungguh-sungguh di atas bid’ah (mengada-ada dalam agama).


94. وَفِي كُلِّ شَيْءٍ لَهُ آيَةٌ ... تَدُلُّ عَلَى أَنَّهُ وَاحِدٌ

94. Segala sesuatu terdapat bukti akan keeasaan Allah.


95. لَيْسَ الغِنَى عَنْ كَثْرَةِ العَرَضِ، وَلَكِنَّ الغِنَى غِنَى النَّفْسِ

95. Kekayaan itu bukan karena banyaknya harta, tetapi kekayaan itu adalah kaya hati.

(Hadits Nabawi)


96. ﻟَﻴْﺲَ ﺍﻟْﻔَﺘَﻰ ﻣَﻦْ ﻳَﻘُﻮْﻝُ ﻛَﺎﻥَ أَﺑِﻰ ﻭَﻟَﻜِﻦَّ ﺍﻟْﻔَﺘَﻰ ﻣَﻦْ ﻳَﻘُﻮْﻝُ ﻫَﺎﺃَﻧَﺎﺫَﺍ

96. Bukanlah seorang pemuda yang mengatakan “inilah ayahku,” tetapi pemuda yang sejati adalah yang mengatakan, “Inilah diriku.”


97. «الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ، خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ

97. Mukmin yang kuat lebih baik dari pada mukmin yang lemah.


98. ﺍَﻟْﻤَﺮْﺀُ ﻋَﺪُﻭُّ ﻣَﺎ ﺟَﻬِﻞَ

98. Manusia menjadi musuh terhadap apa yang ia tidak ketahui.


99. ﻣَﻦْ ﺃَﺣَﺐَّ ﺷَﻴْئا ﺍَﻛْﺜَﺮَ ﺫِﻛْﺮَﻩُ

99. Barang siapa yang mencintai sesuatu, pastilah ia banyak menyebutnya.


100. لَوْ كَانَ حُبُّكَ صَادِقاً لَأَطَعْتَهُ   إِنَّ المُحِبَّ لِمَنْ يُحِبُّ مُطيعُ

100. Kalau seandainya cintamu sejati, tentu kamu akan menaati, sesungguhnya orang yang mencintai akan menaati orang yang dicintai.

.

.


اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وبَارِكْ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سيدنا مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى سيدنا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ سيدنا إِبْرَاهِيْمَ

في العالمين إِنَّكَ حَمِيْدُ مَجِيْدٌ


By Indahnya Bershalawat



Share:

Sabtu, 12 Juni 2021

Santri sang pahlawan KEISTIMEWAAN PENCARI ILMU

Santri sang pahlawan






     Di dalam kitab usfuriyyah pada hadist ke empat riwayatkan dari ibrahim bin Al-qomah dari Al- Alqomah dari Abdullah bin Mas'ud R.A berkata :

Barang siapa belajar satu bab tentang Ilmu kemudian  mengambil kemanfaatan dari Ilmu tersebut untuk urusan akhirat dan dunia , maka allah akan memberikan kebaikan baginya  se umur dunia yaitu( tujuh puluh ribu tahun) lamanya yaitu allah memberinya pahala berupa puasa di siang hari dan sholat di malam hari yang di terima tanpa penolakan. 

Dari Ibrahim bin Alqomah dari Abdullah berkata : 

Rosulullah bersabda: Membaca Alqur'an merupakan ibadah orang orang yang di cukupi, sholat merupakan ibadah orang orang yang lemah, puasa sebagai amalnya orang faqir, bertasbih sebagai amalnya para wanita, shodaqoh sebagai amalnya orang orang dermawan, tafakkur sebagai ibadahnya kaum  duafa, kemudian nabi berkata: apakah aku belum menunjukan amalnya para pahlawan,?kemudian di katakan pada rosulullah apa amalan para pahlawan,? Rosulullah menjawab, mencari ilmu adalah amalnya para pahlawan, karena sesungguhnya ilmu menjadi cahaya seorang mukmin baik di dunia maupun akhirat.


Share:

Senin, 26 April 2021

Zakat fitrah dengan uang


 Bolehkah membayar zakat fitrah dengan 

uang?

Jawaban: Menurut mazhab Hanafi boleh. Dan 

kadar zakatnya disesuaikan dengan nash yang 

terdapat dalam hadits, yaitu seharga setengah 

ṣa‘ al-burr (gandum), atau satu sha’ kurma, 

anggur atau jerawut (as-sya’ir). Satu sha’

menurut mazhab Hanafi adalah 3,8 Kg.

Sedangkan menurut mazhab Maliki, 

hukumnya boleh namun makruh, seharga satu 

sha’ makanan pokok daerah setempat (untuk 

umumnya masyarakat Indonesia beras 2,75 kg). 

Dan pelaksanaannya boleh dilakukan saat hari 

raya atau dua hari sebelum hari raya



Menurut Imam Abu Hanifah, boleh memberikan 

zakat fitrah dengan nilai barang. Baik berupa 

dirham, dinar, uang receh, benda, atau apapun 

yang ia hendaki. Karena hakikat kewajiban zakat 

ialah menyejahterakan orang fakir sesuai dengan 

hadis, “Cukupilah mereka dari meminta-minta pada 

hari seperti ini.” Dan mencukupi itu bisa dilakukan, 

bahkan lebih maksimal dan lebih mudah, dengan 

nilai benda, karena lebih bisa memenuhi kebutuhan mereka..

Didalam kitab kitab qurotul Ain fatawi ulamail haromain li syekh hasan ibrahim al maghrobi al maki menyebutkan :

“Jika seseorang mengeluarkan qimah dari satu sa’, 

bengan berupa dirham atau emas, maka hal itu

telah mencukupi, besertaan dengan hukum 

makruh. Sebagaimana yang telah diterangkan oleh 

ad-Dardiri dalam permasalahan alokasi zakat

dalam kitab Aqrobul masalik terdapat kata ‘kecuali 

barang berupa hasil pertanian dan peternakan 

yang di bayarkan dengan berupa qimah, maka 

mencukupi dengan adanya hukum makruh’. Dan 

hal ini juga berlaku pada zakat fithrah.” 

2. Kitab hasiah sowi syarah ala syarhi shoghir

    menyebutkan...

“Zakat fitrah itu satu sha’ yaitu empat mud. 

Hitungan satu mud adalah setara dengan satu 

cakupan kedua tangan yang normal. Dimana zakat 

tersebut merupakan lebihan dari makanannya dan 

makanan keluarganya pada hari raya idul fitri, dan 

telah dimiliki olehnya saat waktu wajib zakat. 

Kemudian zakat tersebut harus berupa makanan 

pokok yang umum di daerah tersebut yang berupa 

salah satu dari sembilan golongan makanan ini saja 

(hal ini menolak pendapat Ibnu Habib yang 

mengatakan adanya tambahan berupa al-‘Alas 

sebagai tambahan dari sembilan jenis makanan 

tersebut), yaitu gandum, jerawut, sult (gandum 

tanpa kulit), jagung, jawawut, beras, kurma, 

anggur dan keju (susu yang difermentasi dan keluar 

sarinya) ----dan diperbolehkan mengeluarkan zakat 

fitrah dua hari (tidak lebih) sebelum hari raya idul

Share:

Do'a Melahirkan Agar Lancar menurut Syech Sulaiman bin Muhammad bin Umar Al-Bujairami

  Pengalaman melahirkan adalah momen yang penuh keajaiban dan kebahagiaan bagi setiap ibu. Namun, bagi beberapa wanita, proses melahirkan ju...